Fenomena belanja online sedang terjadi di Indonesia, salah satu faktornya yaitu pertumbuhan e-commerce yang pesat.
“Dengan pertumbuhan tersebut, Bank Indonesia memperkirakan ada 24,7 juta orang berbelanja online. Nilai transaksi e-commerce mencapai Rp 144 triliun pada 2018,” kata Tino Agus Salim, Profesional Trainer & Motivator, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (21/7/2021).
Tingginya minat masyarakat untuk berbelanja melalui internet, kata dia, dipicu oleh kemajuan teknologi. Namun tak hanya itu, belanja online juga makin diminati karena menguntungkan pelakunya dari segi finansial.
Fenomena perkembangan belanja online menjadi alasan masyarakat mulai beralih dari offline menuju ke online. Menurut Tino, ketertarikan masyarakat tersebut disebabkan kemudahan belanja online, seperti:
- Beragam produk tersedia dengan deskripsinya.
Toko online memberikan variasi produk yang ditawarkan kepada pengunjung agar lebih mudah memilih dan membeli. Produk tersedia dari distributor besar hingga kecil dan memiliki harga bervariasi sesuai kualitas dan kuantitas.
- Segala kategori produk tersedia.
Mulai dari barang elektronik, komputer, smartphone, fashion, olahraga, dapur, hingga souvenir. Banyaknya produk ditawarkan melalui toko online membuat pembeli perlu melihat deskripsi produk untuk mendapatkan penawaran terbaik.
- Berbagai macam pembayaran produk tersedia.
Belanja online menjadi aktivitas ekonomi ketika terjadi pembayaran atas produk yang dibeli. Pembayaran menjadi proses transaksi yang penting karena dilakukan setelah ada kesepakatan. Proses pembayaran semakin cepat dan terpercaya maka ketertarikan pembeli semakin meningkat. Beberapa pegiat dunia usaha menawarkan berbagai macam pembayaran secara offline hingga online. Tujuan utamanya untuk mempermudah pembeli mendapatkan barang secara praktis dan murah.
- Jangkauan pengiriman barang semakin luas.
Pengiriman barang umumnya dilakukan setelah terjadi proses transaksi pembayaran. Namun ada juga pengiriman barang dilakukan sebelum transaksi pembayaran. Pengiriman barang dilakukan secara cash on delivery (COD) atau jasa ekspedisi seperti JNE dan TIKI. Bagi orang yang menggunakan jasa pengiriman barang dikenakan persyaratan tertentu terkait deskripsi produk.
- Dapat diakses melalui berbagai media.
Keterjangkauan akses toko online menjadi salah satu perhatian pelaku bisnis e-commerce. Pembeli dengan berbagai kalangan memiliki kecenderungan mengunjungi toko online dengan akses media yang berbeda. Beberapa e-commerce mulai menyediakan akses luas mulai dari website hingga mobile apps. Upaya tersebut tidak lain untuk menjangkau pembeli di berbagai kalangan.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).





KOMENTAR
0