Dyandra Optimistis Tumbuh 60 Persen Pada Tahun 2022

Monday, 31 January 22 Harry
B20 Dyandra Media International

Seiring dengan membaiknya situasi pandemi di Indonesia dan mulai bangkitnya industri MICE, PT Dyandra Media International Tbk. (Dyandra) optimistis pada tahun 2022 ini akan mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 60 persen.

Daswar Marpaung, Direktur Utama PT Dyandra Media International Tbk., mengatakan, perseroan juga berharap dalam rangka usaha memulihkan perekonomian nasional, pemerintah harus sudah bergerak dengan memberikan stimulus atau trigger berupa penyelenggaraan pameran fisik dengan penerapan adaptasi baru. Saat ini, Dyandra melalui bisnis unit sedang menggarap proyek potensial, yaitu beberapa event besar berskala Internasional.

Melalui unit bisnis PT Dyandra Promosindo, event unggulan tahunan yang akan diselenggarakan secara hybrid antara lain Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid pada 17–27 Februari 2022 di JIExpo Kemayoran dan Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022 pada 11–14 Maret 2022 di JIExpo Kemayoran.

Selain melalui bisnis exhibition organizer, Dyandra juga fokus pada pengembangan pariwisata rekreasi melalui bisnis unit PT Mitra Natura Raya sebagai mitra kerja BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dalam pengelolaan Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi dan Kebun Raya Eka Karya Bali.

BACA JUGA:   Java Festival Production Gelar Acara Musik di Tengah Pandemi

Dalam upaya peningkatan aspek pendidikan di Kebun Raya, PT Mitra Natura Raya membuka berbagai jenis kelas dasar berkebun, di mana kelas tersebut akan membahas ilmu botani dasar, pengenalan umum kebun raya hingga wawasan berkebun yang dapat diikuti oleh semua kalangan. Berbagai perbaikan fisik kawasan yang bersifat jangka pendek juga disiapkan oleh perseroan untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung.

Bisnis leisure tourism lainnya dikelola oleh bisnis unit PT Dyandra Banaran Nusantara, yaitu kawasan Kampoeng Kopi Banaran di Bawen, Semarang, yang mengelola 40 hektare taman agrowisata meliputi resor hotel, restoran (Banaran Sky View, Resto Banaran 9 & Barbeque Camp), ballroom, outdoor area meliputi water park, kebun buah, area camping, outbond, jogging track, serta pelayanan spa. Untuk meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada pengunjung, pembangunan dalam rangka revitalisasi sarana dan prasarana sepanjang tahun 2021 dan 2022 juga tengah diterapkan oleh perseroan.

BACA JUGA:   Persiapan Pelaku Pariwisata Indonesia Menghadapi Masa Depan

Pada bisnis convention & exhibition hall, melalui bisnis unit PT Nusa Dua Indonesia, beberapa kegiatan acara skala nasional dan internasional baik dari pasar asosiasi, korporasi maupun pemerintah mulai kembali diselenggarakan pada periode Q1-2022 di Bali Nusa Dua Convention Center yang merupakan properti milik Dyandra, di antaranya Indonesia Annual Orthodontic (IAO) Conference 2022 pada 9–12 Maret 2022 dan The 4th Conference of The Parties (COP) Minatama Convention on Mercury pada 18–25 Maret 2022.

Selain itu, Indonesia mendapatkan kehormatan untuk meneruskan presidensi G20 di tahun 2022, sebuah forum kerja sama multilateral yang menyatukan para pemimpin pemerintahan negara industri dan isu utama yang terjadi di dunia nyata. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) sebagai organisasi pengusaha Indonesia akan bertanggung jawab untuk memimpin forum Business of Twenty (B20) yang merupakan salah satu rangkaian acara G20 tahun ini. Bekerja sama dengan PT Dyandra Promosindo, rangkaian kegiatan B20 Indonesia akan resmi dimulai dengan pertemuan awal pada tanggal 27–28 Januari 2022 dan akan mencapai puncaknya pada Final Summit tanggal 13–14 November 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali.

BACA JUGA:   Dyandra Media International Optimistis Pendapatan Tahun 2024 Meningkat 10 Persen

Sampai dengan Oktober 2021, Dyandra berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar Rp269 miliar. Pencapaian pendapatan tersebut tumbuh 49% yoy dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu senilai Rp181 miliar. Kontribusi terbesar pendapatan datang dari pilar bisnis exhibition organizer sebesar 88%.