Jelang Grand Prix Sepeda Motor Indonesia, Kemenparekraf Percepat Vaksinasi di NTB

Thursday, 06 January 22 Bonita Ningsih

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus menggenjot pemberian vaksinasi Covid-19 menjelang Grand Prix Sepeda Motor Indonesia di Mandalika. Hal ini dibuktikan dengan keberadaan Mobil Vaksinasi Geber (Gerak Bersama) Keliling yang saat ini tengah bergerak  ke Nusa Tenggara Barat.  

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan Mobil Vaksinasi Geber Keliling dapat meningkatkan vaksinasi Covid-19 bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat umum di Nusa Tenggara Barat. Pasalnya, angka capaian vaksinasi di NTB belum memenuhi target dari pemerintah.

Mobil Vaksin Geber keliling merupakan sebuah kolaboraksi nyata antara Kemenparekraf bersama Homecare24, Antis, Holywings Indonesia, Eiger Adventure Land, RedDoorz Indonesia, dan GBI Glow. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu mempercepat program pemerintah dalam memberikan vaksinasi bagi masyarakat, khususnya yang berkecimpung di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

BACA JUGA:   Kolaborasi Kemenparekraf dan OYO Dalam Program Maju Bersama Desa Wisata


Keberadaan Mobil Vaksin Geber keliling telah menyasar berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Lebih dari 100 lokasi yang telah dikunjungi mobil vaksin keliling ini dan akan berlanjut ke beberapa titik di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, kehadiran mobil vaksin keliling ini terbukti efektif untuk mengejar target sasaran, khususnya di pedesaan, desa wisata, maupun sentra ekonomi kreatif.

“Selanjutnya, mobil vaksin ini akan bergerak menuju NTB karena daerah tersebut sedang bersiap untuk MotoGP. Saya titip ke Kadispar NTB untuk menjadi garda terdepan menjadi kompas petunjuk jalan,” ujar Sandiaga.

BACA JUGA:   Sensasi MICE Berbeda di Paris van Java

“Kalau nanti ke Lombok Utara dan Mataram sudah alhamdulillah cukup, ini diarahkan ke Lombok Timur, Lombok barat dan Tengah seputar Mandalika, Desa Gerupuk, Desa Rembitan, Desa Dusun Sade, Desa Sembalun, dan desa lainnya, untuk membantu percepatan vaksinasi di kabupaten kota yang masih rendah vaksinasinya,” jelas Sandiaga lagi.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, mengaku siap mendukung dan membantu program Mobil Vaksin Geber Keliling persembahan Kemenparekraf dan pelaku usaha lainnya. Ia berharap, mobil vaksin keliling ini dapat mempercepat target capaian vaksinasi di NTB yang dinilai belum merata.

BACA JUGA:   Pemerintah Kaji Ulang Harga Tiket Rp750 Ribu ke Stupa Candi Borobudur

“Untuk vaksin tahap satu, semua kabupaten sudah terpenuhi di atas 70 persen, tapi untuk tahap kedua ini, baru Kota Mataram dan Lombok Utara yang melebihi 70 persen. Sementara Lombok Barat, Timur, dan Tengah yang di mana area tersebut menjadi core event dari MotoGP, ini masih 56-60 persen. Insya Allah nanti untuk Geber vaksin di NTB kita akan fokus di 3 kabupaten ini Lombok Barat, Tengah, dan Timur,” ungkap Yusron.