BerandaNewsJelang MotoGP Mandalika, Kemenparekraf Tentukan Batas Tarif Akomodasi dan Transportasi 

Jelang MotoGP Mandalika, Kemenparekraf Tentukan Batas Tarif Akomodasi dan Transportasi 

Published on

spot_img

Pelaksanaan tes pramusim Pertamina Grand Prix of Indonesia tengah berjalan pada 10 hingga 11 Februari 2022. Kendati demikian, pemerintah masih terus menyiapkan berbagai keperluan untuk acara puncak MotoGP Mandalika yang akan digelar pada 18-20 Maret 2022.

Selain persiapan, pemerintah juga melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan MotoGP 2022. Dalam hal ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak pemerintah setempat, pengelola akomodasi, hingga transportasi untuk berkolaborasi di MotoGP 2022.

BACA JUGA:  Ini Skema Perjalanan Travel Bubble Bagi Wisatawan Singapura ke Batam-Bintan

“Total akomodasi saat ini sudah 24 ribu kamar. Tetapi, kami juga tengah berkolaborasi dengan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memetakan desa wisata sebagai penginapan,” ujar Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Selain itu, Kemenparekraf, juga akan menetapkan tarif batas atas dan tarif batas bawah bagi setiap akomodasi yang disiapkan untuk menunjang acara MotoGP 2022. Tujuannya untuk memberikan kepastian bagi para pelaku dan mencegah terjadinya praktik-praktik kecurangan di lapangan.

BACA JUGA:  Corona Datang, Saatnya Atasi Over Tourism

“Penentuan tarif ini untuk menghindari kesan negatif bagi para wisatawan yang ingin datang menonton MotoGP Mandalika,” Sandiaga menambahkan.

Tidak hanya sektor akomodasi, Kemenparekraf juga akan menentukan tarif batas atas dan bawah untuk transportasi. Menurut Sandiaga, penentuan tarif keduanya masih digodok oleh pemerintah daerah dan diharapkan dapat rampung pada minggu depan.

BACA JUGA:  Kemenparekraf Siapkan Pasar Jepang Untuk Pembukaan Kembali Bali

Sandiaga juga akan meningkatkan produk-produk ekonomi kreatif yang ditopang oleh UMKM sekitar area NTB. Dengan demikian, Sandiaga berharap, MotoGP Mandalika ini dapat memulihkan sektor pariwisata dan membangkitkan ekonomi negara. 

“Kita ingin MotoGP memberikan dampak yang luas kepada seluruh mata rantai perekonomian, bukan hanya di Lombok tapi juga sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Sandiaga.

spot_img

Destinasi Long Weekend Idul Adha 2026, Momentum Ideal untuk Incentive Trip dan Small-Scale MICE

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan ini jadi salah satu momen long weekend yang paling dinanti...

Swiss-Belhotel Sambut Libur Sekolah dengan Banjir Diskon dan Fasilitas Anak

Jakarta, Venuemagz.com - Grup manajemen perhotelan global, Swiss-Belhotel International (SBI), terus menghadirkan inisiatif baru...

Nakhoda Baru Ascott Jakarta: Wissam Aboujaoude Siap Bawa Perspektif Global dalam Pelayanan 

Jakarta, Venuemagz.com - Ascott Jakarta memperkenalkan General Manager terbarunya yang dijabat oleh Wissam Aboujaoude....

IPOS Siapkan Platform B2B Digital, Transaksi Akan Berlangsung Setiap Hari

Jakarta, Venuemagz.com -- Harry Dwi Nugraha, Pendiri IPOS (Indonesia Professional Organizer Society), mengungkapkan rencana...

Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 921 Inovasi untuk Perkuat Ekosistem Nasional

Tangerang, Venuemagz.com - PT Pamerindo Indonesia resmi membuka pameran Lab Indonesia pada 15-17 April...

Inilah Dampak Ekonomi dari Pelaksanaan ASEAN Summit di Labuan Bajo

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan survei terkait turunan ekonomi dari perhelatan ASEAN Summit...

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Bobobox Gunakan Prinsip Modularitas dan Prefabrikasi

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah fokus mendorong pariwisata yang mempertimbangkan...